Selamat Datang di Official Blogsite of MISPALA Cosmosentris Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare
Salam Lestari...!

Jarak dan waktu bukan lagi alasan untuk dijadikan penghalang, mari kita eratkan tali persaudaraan melalui dunia maya.
Semoga blog ini bisa menjadi media komunikasi, silaturahmi dan dapat membuat MAPALA Se-Indonesia Lebih Kuat dan Eksis

Tips Memilih barang bawaan

Dalam memilih barang yang akan dibawa pergi mendaki selalu cari alat/perlengkapan yang berfungsi ganda , tujuannya apalagi kalau bukan untuk meringankan berat beban yang harus anda bawa. misal :
* Alumunium foil, bisa untuk pengganti piring, bisa untuk membungkus sisa nasi untuk dimakan nanti, dan yang penting bisa dilipat hingga tidak memakan tempat di keril.
* Cover Keril atau Cover Sleeping bag, dapat juga digunakan sebagai pengganti Kantong Plastik jika diperlukan.

MATRAS
Sebisa mungkin matras disimpan didalam keril jika akan pergi kelokasi yang hutannya lebat, atau jika akan membuka jalur pendakian baru. Banyak rekan pendaki yang lebih senang mengikatkan matras diluar, memang kelihatannya bagus tetapi jika sudah berada di jalur pendakian, baru terasa bahwa metode ini mengakibatkan matras sering nyangkut ke batang pohon dan semak tinggi, lagipula pada saat akan digunakan matrasnya sudah kotor.

KANTUNG PLASTIK
* Selalu siapkan kantung plastik didalam ransel anda, karena akan berguna sekali nanti misalnya untuk tempat sampah yang harus anda bawa turun, baju basah dan lain sebagainya.
* Gunakan selalu kantung plastik untuk mengorganisir barang barang didalam keril anda (dapat dikelompokkan masing-masing pakaian, makanan dan item lainnya), ini untuk mempermudah jika sewaktu-waktu anda ingin memilih pakaian, makanan dsb.
* Jika anda meragukan keril yang anda gunakan kedap air atau tidak, selalu bungkus pakaian anda didalam kantung plastik, gunanya agar pakaian tidak basah dan lembab.
*)Sebaiknya pakaian kotor dipisahkan dalam kantung tersendiri dan tidak dicampur dengan pakaian bersih.
* Pada gunung-gunung tertentu (misalnya Rinjani) usahakan makanan dibungkus dengan plastik dan ditutup rapat kemudian dimasukkan kedalam keril, karena monyet-monyet didekat puncak / base camp terakhir suka membongkar isi tenda untuk mencari makanan.

MENYIMPAN KOREK API BATANGAN
Simpan korek api batangan anda didalam bekas tempat film (photo), agar korek api anda selalu kering.

PACKING BARANG / MENYUSUN BARANG DI KERIL
Selalu simpan barang yang paling berat diposisi atas, gunanya agar pada saat keril digunakan, beban terberat berada dipundak anda dan bukan di pinggang anda hingga memudahkan kaki melangkah.

PAYUNG
Untuk menghindari hujan dan panas ditempat yang hutannya terbuka, anda dapat membawa payung, tidak perlu yang ukurannya terlalu besar, tetapi paling tidak dapat digunakan sendiri atau berdua.
Pada keadaan darurat / survival, payung dapat digunakan untuk menampung air hujan, yang dapat digunakan untuk minum.
PLAKBAN / SELOTIP HITAM LEBAR
Dapat anda gunakan untuk menambal tenda atau robekan pada keril dan lain sebagainya, untuk membawanya tempelkan pada pegangan senter anda, tiga atau empat lilitan sudah cukup banyak. Dan jika diperlukan anda tinggal melepaskan secukupnya dari lilitan di senter anda.

MENYIMPAN SLEEPING BAG
Pada saat dibawa sleeping bag pergi biasanya digulung dan ditekan hingga menjadi gulungan yang kecil. Setelah selesai dipakai, saat anda tiba dirumah, sebelum disimpan bukalah gulungan tersebut seolah akan digunakan lalu gulung kembali tetapi jangan ditekan biarkan gulungan sleeping bag tetap mekar lalu masukkan ke kantong plastik besar (biasanya kantong plastik sampah), lalu simpan ditempat yang kering, dengan begini sleeping bag anda akan lebih awet dan masa pakainya dapat lebih lama.
SARUNG SLEEPING BAG
Tidur menggunakan sleeping bag memang nikmat, tetapi terkadang ingin juga rasanya menggunakan bantal saat tidur, jadi gunakan saja sarung sleeping bag yang sedang tidak anda gunakan karena sleeping bagnya sedang dipakai, caranya dengan mengisi sarung sleeping bag tersebut dengan beberapa baju kaus atau handuk yang kering lalu tarik pengikat sarung sleeping bag tersebut seperti saat anda mempacking sleeping bag, dan bantal untuk meletakkan kepala sudah siap anda gunakan.

Tehnik Navigasi Darat (Orienteering)

Pemilihan Jalur pada Orienteering
Navigasi pada orienteering dapat dibagi dalam dua faktor:
• memilih satu dari beberapa rute yang mungkin untuk mencapat kontrol point
• menemukan jalan anda sendiri sepanjang rute
Sekali anda belajar beberapa teknik dasar orienteering dan teknik navigasi, anda akan selalu dapat menemukan kontrol - jika peta yang diberikan akurat. Oleh karena itu, banyak perbedaan waktu individual dapat terjadi karena pemilihan rute. Ini memang benar adanya ketika kecepatan melewati wilayah bervariasi secara dramatis di tempat yang berbeda-beda, yang mana dapat terjadi oleh banyak alasan:
  • jalan setapak di hutan lebih cepat dilewati
  • vegetasi dipeta yang berwarna hijau dapat memperlambat perjalanan
  • jalan menanjak dan kemudian menurun mungkin lebih lambat dibandingkan jalan mendatar
  • jalur lebih cepat yang potensial mungkin tanpa bantuan navigasi, ketika rute yang lebih panjang/pendek menyediakan pendekatan navigasi yang mudah ke titik kontrol.
Faktor lain adalah tiap-tiap individu mungkin mempunyai kekuatan yang berbeda-beda; seorang mungkin berlari sangat cepat di jalan setapak, tetapi lambat secara drastis ketika masuk hutan; yang lain mungkin tidak mempunyai kecepatan yang baik, tetapi tangguh ketika jalan menanjak; yang lain lagi mungkin tidak punya kepercayaan diri dalam kemampuannya membaca kompas, tetapi mungkin sangat baik dalam hal membaca kontur. Jalur terbaik untuk pemula mungkin bukan jalur terbaik unruk para orienteer yang ahli.

Pilihan rute yang diberikan pada lomba diantara titik-titik kontrol mungkin mempunyai banyak solusi pilihan jalur yang terbaik. Tetapi, solusi jalur yang terbaik mungkin tidak menguntungkan ketika seorang orienteer tidak merencanakannya secara cermat.

Sebagai contoh, peta diatas dimana didalamnya terdapat pilihan jalur/rute dan variasi-variasinya yang diberikan kepada orienteer papan atas pada Kejuaraan Nasional swedia beberapa tahun yang lalu. Tiap jalur orienteer ditampilkan oleh satu garis merah, dan tempat dimana beberapa individu memakai jalur yang sama, nomor berwarna merah ditampilkan berapa banyak orienteer mengikuti beberapa bagian dari jalur. Beberapa tempat tidak bisa dilewati karena tanaman pertanian sedang tumbuh dan ditandai dengan silang merah.
Meskipun ini mungkin contoh yang ekstrem, hal ini menunjukkan variasi dari jalur (dan kombinasi subset dari jalur) yang dapat terjadi pada single leg.
Tipe-Tipe Kompas
Kompas yang baik mempunyai cairan yang terdapat di dalamnya; cairan tersebut mengatur gerakan dari jarum, sehingga anda dapat menggunakan kompas dengan baik walaupun memegangnya kurang dengan sempurna. Jangan membeli kompas yang murah tetapi tanpa cairan yang terdapat di dalamnya. Jarum kompas diwarnai dalam dua warna. Jika kompas digenggam secara benar (mendatar), ujung warna merah mengarah ke utara, dan putih mengarah ke selatan. An interesting detail is that there are northern- and southern-hemisphere compasses. This has to do with the fact that the magnetic field lines, to which a compass needle aligns, point into the earth at the north and south magnetic poles. Ketika anda menggunakan kompas utara hemispher di, katakanlah, austeralia, arah selatan dari magnet mengarah kebawah oleh medan magnet, dan juga lebih berat dibanding arah utara - hasil di jarum yang dapat ditangkap dan ditarik pada dasar kompas ketika kompas diletakkan secara horizontal.
Ada Dua Tipe Kompas Orienteering :

baseplate atau kompas protractor
Kompas tipe ini ditemukan oleh Kjellstrom bersaudara semasa perang dunia II dan terdiri atas sebuah rectangular baseplate, yang ditandai dengan panah warna merah sepanjang axis, dan lingkaran kompas ditandai derajat (hampir di seluruh dunia untuk lingkaran penuh adalahy 360 derajat , tetapi sebagian belahan eropa menggunakan 400 derajat). Tanda dibagian dasar rumah kompas adalah sebuah panah dan sebuah garis paralel di dalam panah tsb. tampilan tambahan mungkin termasuk lanyard untuk memasang kompas di pinggang, garis skala untuk ukuran jarak peta sepanjang satu atau lebih ujung dari baseplate, sebuah cermin untuk membaca peta secara detail, dan lubang berbentuk lingkaran dan segitiga untuk menandai jalur orienteering diatas peta.

Kompas Jempol / Ibujari
Di pertengahan tahun 1980 an, sebuah organisasi orienteering top dari Swedia membuat terobosan untuk mengganti kompas baseplate dengan mempertajam baseplate dan membuat lubang untuk memasang kompas tsb di jempol. Kompas ini lalu dipasang di jempol tangan kiri, diletakkan di atas kompas yang juga dipegang dengang tangan kiri pula. Keuntungan dari sisitem ini adalah peta dan kompas selalu di baca dalam satu unit, peta menjadi lebih mudah di baca dan cepat, ditambah satu tangan bebas bergerak; kekurangan adalah sudut yang sangat akurat sesuai dengan sudut kompas sangat sulit diambil. Kesukaan seseorang biasanya menentukan pemakaian tipe kompas yang akan dipakai; kejuaraan dunia memperbolehkan penggunaan kedua tipe kompas tersebuat. 
Menggunakan tipe kompas yang lain, ada dua skill dasar yang dibutuhkan seorang orienteer :
• Membaca Peta
• Mengambil Sudut
Menggunakan kompas untuk membaca peta.
Ini adalah teknik yang sederhana, dan ini mungkin kegunaan kompas yang paling penting :
• Pegang kompas secara horizontal.
• Letakkan kompas mendatar di atas peta.
• putar peta sampai "garis utara" dari peta sejajar/satu garis lurus dengan jarum kompas.

Arah peta sekarang sudah sama dengan medan yang sebenarnya. Ini membuat lebih mudah dibaca, seperti membaca tulisan akan lebih mudah dari atas ke bawah.

Mengambil sudut
Setiap arah dapat dinyatakan sebagai sebuah sudut dengan acuan arah utara. di dalam kemiliteran atau kepramukaan, ini dinamakan sebuah "azimuth", dan sudut-sudutnya dinyatakan oleh angka dengan satuan derajat. Orienteer mempunyai cara yang mudah, hanya mengatur sudut pada kompas mereka dan menjaga jarum tetap dan tidak berubah, yang mana akan membawa mereka ke arah yang di tuju. Cara mudah mengatur arah pada kompas orienteering adalah :

  • letakkan kompas di atas peta sehingga jarum kompas mengarah ke atas sesuai dengan jalan yang ingin anda tuju
  • putar rumah kompas sehingga jarum kompas paralel dengan arah utara yang terdapat di peta (pastikan titik panah utara dan bukan selatan)
 


 
Powered By Landak | Portal Design By STAIN Parepare © 2009 | Top